YAYASAN YUDHISTIRA

Jadikan Suatu kegagalan menjadi guru terbaik bagi kita untuk meraih sukses dimasa yang akan datang...

* * * Lembaga Pendidikan yudhistira Bandung * * *



SUBANG, Universitas Mandiri didirikan oleh Yayasan Lembaga Pendidikan Yudhistira sebagai pengembangan dari STMIK dan STKIP yang sudah berdiri sejak 1999 di Subang. Sejak didirikan pada tanggal 6 Januari 1996 Yayasan Lembaga Pendidikan Yudhistira telah mendirikan lembaga - lembaga pendidikan, baik di tingkat dasar, menengah dan tinggi, yang tersebar di beberapa daerah di Jawa Barat, seperti Bandung, Sumedang, dan Subang. Di tingkat dasar, yayasan ini mendirikan TK-TPA Aisyah Sumedang, TK-TPA Widya Insani. Pada tingkat pendidikan menengah Yayasan Yudhistira mendirikan sekolah-sekolah setara SMU seperti SMK/STM Bandung Selatan 1, SMK/SMEA Bandung Selatan 2, SMP,SMA "Plus" Pariwisata Bandung, SMK/STM Yudhistira Perkasa 1, SMK/SMEA Yudhistira Perkasa 2, SMP/SMA Plus Pariwisata Yudhistira, STM Penerbangan Dirgantara/SMK Bandung Utara (Petang). Yayasan Yudhistira juga telah mendirikan empat lembaga pendidikan tinggi, yaitu STKIP Subang, STMIK Subang, STIE Kridatama Bandung, Politeknik Kridatama Bandung, LPK Kridatama Bandung, PKBM Kridatama Bandung..

Dalam pengembangan program-program pengembangan pendidikan, Yayasan Yudhistira selalu mengacu pada 4 tema pokok Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud), yakni:

1. Perluasan dan Pemerataan Pendidikan.

2. Relevansi Pendidikan

3. Peningkatan Mutu Pendidikan dan

4. Peningkatan Efektivitas dan Efisiensi Pengelolaan Pendidikan.

Sesuai dengan tema-tema pokok tersebut pembangunan sekolah yang dilakukan oleh Yayasan Yudhistira tersebar di berbagai daerah, salah satunya di Kabupaten Subang, tidak hanya terkonsentrasi di satu wilayah saja. Lokasi yang tersebar tersebut memungkinkan terjangkaunya sarana pendidikan untuk masyarakat, terutama di area-area yang memang membutuhkannya. Mutu pendidikan yang dikembangkan oleh Yayasan Yudhistira terus ditingkatkan, baik perangkat lunaknya (program, kurikulum, dan kualitas pengajar) maupun perangkat kerasnya (sarana pendidikan dan pendukungnya). Kondisi persaingan pekerjaan yang semakin ketat dan mengglobal menyebabkan semakin tingginya kebutuhan terhadap pendidikan berkualitas tinggi, tepat guna, dan tepat sasaran. Pembangunan Universitas Mandiri dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. .

Universitas Mandiri

Universitas Mandiri di Kabupaten Subang yang akan didirikan oleh Yayasan Yudhistira merupakan pengembangan dari STMIK (Sekolah Tinggi Managemen Informatika dan Komputer) dan STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Subang. STMIK didirikan pada tanggal 12 Juli 1999 dengan SK DEPDIKNAS : No.130/D/O/1999, TERAKREDITASI, BAN.PT. Sedangkan STKIP didirikan pada tanggal 13 Juli 1999 dengan SK DEPDIKNAS : No.114/D/O/1999, TERAKREDITASI, BAN.PT.

Sejak pendiriannya di tahun 1999 STMIK dan STKIP telah berkembang cepat. Pertumbuhan populasi mahasiswa pada tahun 1999 - 2005, yaitu sebesar 1600 orang pada tahun 1999, dan 2400 orang pada tahun 2005, dapat digunakan memproyeksikan angka partisipasi kasar (APK) sebagai berikut :

Grafik Proyeksi Jumlah Mahasiswa Univeristas Mandiri Subang

Dari tabel di atas dapat diperkirakan bahwa pada tahun 2020 jumlah mahasiswa STMIK dan STKIP pada tahun 2005 akan mencapai 4800 orang..

Visi dan Misi

Pengembangan Universitas Mandiri dilakukan dengan mengikuti suatu cita-cita yang dituangkan ke dalam visi dan misi pembangunan.

Visi Universitas Mandiri:

* Menjadi Universitas terdepan, terpercaya dan mandiri dalam menyiapkan tenaga profesional yang bertaraf nasional maupun internasional.

Misi Universitas Mandiri:

* Mengembangkan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Hukum, dan Teknik yang bertakwa kepada Allah Yang Maha Kuasa dan berjiwa entrepreneur.

Tujuan

Visi dan misi tersebut di atas dituangkan menjadi program-program pengembangan yang lebih detail. Salah satu implementasi pengembangan terpenting adalah pengembangan program-program pendidikan baru untuk menjawab tuntutan pendidikan berkualitas yang berkembang di masyarakat.

Pengembangan program pendidikan dalam bentuk fakultas dan jurusan baru harus diimbangi dengan pembangunan sarana-sarana fisik yang mewadahi kegiatan-kegiatan pendidikan tersebut. Selain untuk mengantisipasi kebutuhan kapasitas mahasiswa, juga untuk melengkapi sarana pendukung yang tepat untuk masing-masing fakultas. Rencana pengembangan sarana-sarana fisik tersebut dituangkan ke dalam Rencana Induk Kampus ini. Universitas Mandiri Subang sendiri akan berlokasi di Desa/Kelurahan Pasirkareumbi, Kecamatan Subang, Subang, Jawa Barat

Aktivitas

Secara umum aktivitas yang akan berlangsung di Universitas Mandiri antara lain meliputi: Kegiatan akademis, administrasi kampus dan kemahasiswaan, Kampus Olahraga, hiburan dan rekrerasi Pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Kegiatan peribadatan, Mesjid dan Pesantren

Tata Guna Lahan

Tahap I :

Meliputi pembangunan mesjid, bangunan kios, area parkir depan kios, pelataran mesjid, sebagian jalan utama, dan lansekap

 

Tahap II :

Meliputi bangunan Gedung Serbaguna (GSG), Gedung Rektorat, ruang kelas, sebagian area parkir, sebagian jalan utama dan lansekap Meliputi bangunan UGD, bangunan rawat inap, area parkir, jalan utama dan lansekap Bangunan pengelola Outbound dan sebagian track Outbound

 

Tahap III :

Bangunan kelas, plaza antar gedung, area parkir, jalan utama dan lansekap Bangunan rawat inap, plaza penerima, sirkulasi arah basement dan lansekap Track area Outbound

 

Tahap IV :

Meliputi track area outbound, jalan penghubung ke area pesantran dan area perluasan, bangunan pesantren, asrama santri, dan area lansekap

Program Ruang dan Bangunan

A. Mesjid

Bangunan mesjid merupakan wujud dari salah satu prinsip yang diterapkan dalam Masterplan Universitas Mandiri Subang, yakni prinsip Hablumminallah dan Hablumminannas.

B. Gedung Serba Guna

Gedung Serba Guna merupakan fasilitas penunjang kampus yang penting di dalam kampus Universitas Mandiri. Gedung ini dapat berfungsi sebagai ruang kegiatan–kegiatan akademik yang memerlukan ruang besar seperti wisuda, seminar, acara-acara besar mahasiswa dan lain-lain. Selain itu, gedung ini dapat disewakan untuk acara resepsi pernikahan, dan lain-lain sehingga menghasilkan income bagi kampus.

C. Bangunan Pendidikan

Gedung pendidikan merupakan bangunan utama pada kampus Universitas Mandiri ini. Bangunan ini didesain dengan prinsip Mandiri dan desain berkelanjutan (sustainable design) yaitu dengan memanfaatkan material lokal, dan potensi alam yakni air, udara dan matahari. Bangunan Pendidikan terdiri dari 3 bagian, yaitu Gedung Rektorat & Administrasi, Gedung Kuliah dan Plaza.

D. Rumah Sakit

Gedung rumah sakit memiliki 3 akses jalan masuk. Akses pertama melalui jalan kampus yang langsung menuju gedung UGD, akses kedua melalui jalan khusus rumah sakit, akses ketiga dari area taman apotek hidup, menuju tempat parkir semi basement.

E. Area Komersil

Area komersil terletak dibagian depan tapak, berdekatan dengan area masjid. Lokasi ini dirancang untuk mewadahi kegiatan perdagangan yang berkaitan dengan kegiatan keseharian kampus. Misalnya perdagangan souvenir khas Subang, makanan khas Subang, ataupun kegiatan perdagangan yang mendukung kegiatan kampus, seperti fotokopi, toko buku, dan lain-lain. Area komersil berada pada dua tempat yakni di sisi kanan dan kiri mesjid.

F. Media Centre

Media center kampus terletak pada area yang strategis, yakni tepat pada poros jalan utama kampus Universitas Subang. Bangunan ini terletak dekat dengan Gedung Pendidikan dan Gedung Rumah Sakit. Media center memiliki view yang baik ke arah sungai. Media center befungsi sebagai sarana penunjang kampus yang memiliki fasilitas-fasilitas komunikasi, radio dan lain-lain yang dikembangkan oleh mahasiswa.

G. Pesantren

Pesantren merupakan sarana pelengkap kampus, yang dapat berfungsi pula sebagai asrama bagi mahasiswa kampus.

H. Sarana Olah Raga

Kampus Universitas Mandiri juga memiliki fasilitas untuk kegiatan olahraga, antara lain fasilitas Lap. Sepakbola, basket, tennis, badminton, dan voli. Lapangan olahraga yang luas diposisikan di area tapak yang cenderung rata yakni di area bawah dekat dengan pesantren.

I. Outbond

Zona rekreasi memanfaatkan bagian tapak yang dibiarkan alami di area dalam tapak. Zona rekreasi direncanakan terbagi dalam 2 fungsi, yakni area outbond (olahraga) dan apotek hidup. Rekreasi Outbond merupakan kegiatan rekreasi yang membantu dalam mengembangkan kualitas kepemimpinan dan keterampilan interpersonal. Kegiatan ini dapat dibuka untuk umum sehingga dapat mendatangkan income bagi kampus. Wahana outbond yang dapat dibuat di tapak ini antara lain wahana flying fox, tarzan cross, two line bridge, dan lain-lain.

J. Apotik Hidup dan Konservasi Alam

Kampus Universitas Mandiri mewadahi fasilitas pelestarian lingkungan yang bermanfaat sebagai area studi mengenai lingkungan hidup. Penerapannya dalam desain Masterplan antara lain dengan membuat apotik hidup, dan area camping, untuk mendukung kegiatan konservasi alam, sehingga lingkungan tapak tetap hijau, asri namun tetap bermanfaat untuk kegiatan manusia. Area-area yang tidak terbangun dalam tapak akan tetap dijaga kelestariannya sesuai kondisi alaminya.

UNDUH R.I.K kampus Universitas Mandiri Subang










* * * Selamat Datang di web yudhistira - Media info kampus, SMK, SMA, yayasan yudhistira * * *
[tutup]